sibuk sekali pikiran ini berlari-larian kesana kemari. penuh rasanya namun ketika dituangkan dalam tulisan, hilang. bayang-bayang masa depan kadang begitu pekat lekat, beraroma mimpi. bahwa suatu hari aku dan dirinya di suatu hunian damai di santorini. dibangunkan sinar matahari pagi yang didamba semua orang, tanpa bising kendaraan-kendaraan yang dinaiki bangsat-bangsat tak punya otak. betapa mengerikan, kan? pagi bisa menjadi racun dalam pikiran, fisik sekalian. yah, tapi apa mau dikata, jika kantongmu lebih rasional dari mimpi-mimpi bertaraf internasional.
kembali menginjak tanah yang sama, yang basah oleh hujan, yang padanya pernah ada tangan-tangan hangat mencoba menanam sesuatu atau melempar apapun yang ada di genggamannya. lalu, kemana pagi-pagi santorini itu? menguap bersama asap tak berkesudahan dan kewajiban bangun pagi yang begitu menyesakkan. sampai mana akan bertahan? jika yang diharapkan hanya secangkir kopi, muka bantal, senyuman manis dan udara pagi dari laut yang membiru. sampai kapan terus berangan?
GUNDALA the movie Once again, i was expecting nothing towards this movie. And mostly, when you expect nothing, you will find anything. Like anything. GUNDALA, i thought it just another Indonesian movie directed by Indonesian director. but it came out as one of bad ass movie by JokAn. He just did it. The color just magnificent. I thought the setting would be like an old Jakartans or any other area of Indonesia. But it is not. It is a new world with the scene of little rascals of Jakarta and any other bronx area in Indonesia which i donot know where it takes. But really, it is Gundala's world. i never seen anything like it in Indonesia. Yah gila sih Joko Anwar. Benar-benar dibawa kedunia baru yang sama sekali tidak tahu dimana tapi itu ada. Cast bejibun, buat film ini bakalan bikin lo bingung mau pilih siapa. sancaka mah biasa kecuali pas adegan dia abis mandi, buat cewek normal pasti pengen melorotin tuh handuk. untung wa gak normal. hahahaha. sebutin, ario bayu, siapa tuh adn...
Komentar
Posting Komentar